5 Alasan Kenapa Jadi Jurnalis itu Asyik dan Memiliki Banyak Keuntungan

5 Alasan Kenapa Jadi Jurnalis itu Asyik dan Memiliki Banyak Keuntungan

1. Menulis tanpa henti (bagi yang cinta)

Nah ini nih, jadi jurnalis tersebut kamu dapat menulis tanpa henti, jurnalis televisi, cetak, dan online memang kerjaannya menulis. Menulis apapun, dimanapun, dan berapapun, jadi jurnalis kamu dapat menulis sampai berpuluh berita masing-masing harinya. Kamu juga dapat dapet dan belajar empiris baru dari masing-masing tempat yang diliput, kamu dapat jadi orang terdepan yang mencatat tentang peristiwa yang baru saja terjadi (di ketika orang beda belum tahu, anda sudah tahu). Dan sama laksana Agen Bola Indonesia Populer Terpercaya Di Indonesia, artikel kamu dapat jadi pengetahuan tidak sedikit orang yang terdapat di dunia.

5 Alasan Kenapa Jadi Jurnalis itu Asyik dan Memiliki Banyak Keuntungan
5 Alasan Kenapa Jadi Jurnalis itu Asyik dan Memiliki Banyak Keuntungan

2. Ketemu orang orang HITS

Jadi jurnalis, kamu dapat punya akses lebih dekat ke orang orang yang dominan di muka bumi, bahkan kamu dapat berbincang-bincang dan mengerjakan wawancara. Kamu dapat bertemu orang-orang hebat mulai dari artis, sampai bertemu presiden. Artis dan orang orang hebat perlu jurnalis untuk dapat diberitakan dan jurnalis perlu mereka untuk dapat memberitakan. Dan nggak lupa dapat eksis di social media karena dapat foto bersama orang ngetop. Nggak hanya itu, anda juga dapat ketemu orang orang hits dari kalangan sesama jurnalis, dapat belajar dan mencari ilmu lebih dalam.

3. FREEBIES!

Walaupun nggak selalu, salah satu keunggulan jurnalis ialah dapet gratisan, ketika anda meliput atau mencatat sesuatu laksana film, me-review makanan, anda akan dapet gratisan tiket nonton film box office ataupun cuma-cuma makan di cafe yang sangat hitz yang anda liput. Dan yang lebih endeus lagi, kalo yang pengen anda liput terdapat di ujung Indonesia kamu dapat jalan jalan cuma-cuma kesana. Kerjaan beres, hati dan perut pun ikut senang kan?

4. Jurnalis corong masyarakat

Ketika anda menjadi reporter, penulis, presenter atau fotografer, dengan mengabarkan sesuatu, berita bisa membuka mata dan hati orang banyak, mereka jadi memahami hal urusan yang mereka nggak tahu kalo tersebut ada dan dapat menolong meringankan beban, misalnya kayak di suatu wilayah di Indonesia masih terdapat orang orang yang kelaparan, mesti bersekolah dengan meniti jembatan anda memberitakan tersebut ke masyarakat dengan harapan tidak sedikit orang tergolong pemerintah melihat kendala mereka dan dapat mengerjakan perubahan ke arah yang lebih baik. Dan anda jadi lebih peka dan penasaran dengan hal-hal baru yang terjadi di dekat kamu.

5. SABAR

Last but not least, jadi jurnalis tersebut latihan sabar, powerful mental dan paling dapat nahan emosi. Kok bisa? Ketika jadi jurnalis anda menghadapi responden yang bertolak belakang pemikirannya, kamu dapat aja ditampik ataupun dicuekkin pada ketika mau wawancara. Sabar lainnya saat ngejar berita di outdoor anda harus relain panas panasan kulit gosong demi dapet berita yang anda mau, dan sabar yang terakhir saat ngebut ngejar deadline dan dikejar-kejar atasan. Tentunya sabar ini merubah anda menjadi orang yang lebih baik.

Jadi gimana? Udah siapin cv melamar ke media?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *